Dyna

DYNA - Your Logistic Partner
Kendaraan Komersial Terbaik Indonesia

PILIHAN WARNA


DYNA - Colors
Red, Blue, White

SPESIFIKASI


DIMENSI
Tipe
HT
ET
XT
FT
ST
Model
130 PS HT STD Gear Power Steering with Heavy Duty Package
110 PS ET Power Steering with Heavy Duty Package
130 PS XT Long Wheel Base Power Steering
110 PS ST Long Wheel Base Power Steering
Chasis 110 PS ST Power Steering
Overall Panjang / Length 7.50-16-14PR
7.50-16-14PR
7.50-16-14PR
7.50-15-12PR
7.50-15-12PR
Overall Lebar / Width 6026
6026
6646
4745
4745
Overall Tinggi / Height 1945
1945
1945
1717
1717
Jarak Poros Roda / Wheelbase 2165
2165
2165
2120
2120
Jarak Pijak / Tread (Depan/Front) 3380
3380
4000
3205
2530
Jarak Pijak / Tread (Belakang / Rear) 1455
1455
1455
1415
1415
Jarak Terendah / Ground Clearance 1480
1480
1480
1420
1420
Radius Putar / Turning Radius 216
216
216
203
203
Berat Kosong / Curb Weight 6.7
6.7
6.7
5.5
5.5
Jumlah Roda (khusus Commercial) -
-
-
-
-
Gros Vehicle Weight (khusus Commercial) -
-
-
-
-
Panjang Dek Kargo (khusus Commercial) 7500
7500
7500
5200
5200
Lebar Dek Kargo (khusus Commercial) -
-
-
-
-
Tinggi Dek Kargo (khusus Commercial) -
-
-
-
-

SASIS
Tipe
HT
ET
XT
FT
ST
Model
130 PS HT STD Gear Power Steering with Heavy Duty Package
110 PS ET Power Steering with Heavy Duty Package
130 PS XT Long Wheel Base Power Steering
110 PS ST Long Wheel Base Power Steering
Chasis 110 PS ST Power Steering
Transmisi / Transmition RWD
-
RWD
RWD
RWD
Perbandingan Gigi / Gear Ratio 1st Manual
-
Manual
-
-
Perbandingan Gigi / Gear Ratio 2nd 4.981
5.339
4.981
5.339
5.339
Perbandingan Gigi / Gear Ratio 3rd 2.911
2.792
2.911
2.792
2.792
Perbandingan Gigi / Gear Ratio 4th 1.556
1.593
1.556
1.593
1.593
Perbandingan Gigi / Gear Ratio 5th -
-
-
-
-
Perbandingan Gigi / Gear Ratio 6th 0.738
0.788
0.738
0.788
0.788
Perbandingan Gigi / Gear Ratio Reverse -
-
-
-
-
Perbandingan Gigi / Gear Ratio Final 4.625
5.339
4.625
5.339
5.339
Suspensi Depan / Front Suspension -
-
-
-
-
Suspensi Belakang / Rear Suspension Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring with OPT: (11x5)+(10x3)
Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring with (10x4)+(11x2)+(10x1)
Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring
Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring
Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring
Rem Depan / Front Brake Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring with OPT: (11x3)+(12x4)+(11x1)
Rigid axle and semi-elliptical alloy steel leaf spring with (11x1)+(12x4)+(11x2)
Rigid axle and semi - elliptical alloy steel leaf spring
Rigid axle and semi - elliptical alloy steel leaf spring
Rigid axle and semi - elliptical alloy steel leaf spring
Rem Belakang / Rear Brake Two Leading Shoe
Two Leading Shoe
Two Leading Shoe
Two Leading Shoe
Two Leading Shoe
Sistem Rem Tambahan / Additional Brake System Dual Two Leading Shoe
Dual Two Leading Shoe
Dual Two Leading Shoe
Dual Two Leading Shoe
Dual Two Leading Shoe
Steering Gear -
-
-
-
-
Ukuran Ban / Tires Size -
-
-
-
-

MESIN
Tipe
HT
ET
XT
FT
ST
Model
130 PS HT STD Gear Power Steering with Heavy Duty Package
110 PS ET Power Steering with Heavy Duty Package
130 PS XT Long Wheel Base Power Steering
110 PS ST Long Wheel Base Power Steering
Chasis 110 PS ST Power Steering
Seri Mesin / Machine Serial W04D-TR
W04D-TP
W04D-TR
W04D-TP
W04D-TP
Tipe Mesin / Engine Type Diesel 4 Stroke; In-Line
Diesel 4 Stroke; In-Line
Diesel 4 Stroke; In-Line
Diesel 4 Stroke; In-Line
Diesel 4 Stroke; In-Line
Isi Silinder / Displacement (cc) 4009
4009
4009
4009
4009
Diameter x Langkah / Bore X Stroke (mm) 104x 118
104x 118
104x 118
104x 118
104x 118
Daya Maksimum / Maximum Output (Ps/rpm) 96 / 2,700
81 / 2,800
96 / 2,700
81 / 2,800
81 / 2,800
Torsi Maksimum / Maximum Torque (Kgm/rpm) 373 / 1,800
284 / 1,800
373 / 1,800
284 / 1,800
284 / 1,800
Sistem Pemasukan Bahan Bakar / Fuel System Direct injection
Direct injection
Direct injection
Direct injection
Direct injection
Bahan Bakar / Fuel -
-
-
-
-
Kapasitas Tangki / Fuel Capacity (liter) Diesel
Diesel
Diesel
Diesel
Diesel
Steering (Power Steering) 100
100
100
100
100

* Spesifikasi & detail dapat berbeda dengan mobil sesungguhnya dan tipe lainnya. Hubungi kami untuk konfirmasi lebih lanjut.
* Perlengkapan standar



Tipe Konversi Angkutan Barang
Box Merah
Box Merah
Box Biru
Box Biru
Box Putih
Box Putih
Konversi Muat Semen 
Konversi Muat Semen
Konversi Angkut Motor
Konversi Angkut Motor
Konversi Pendek Pick Up
Konversi Pendek Pick Up
Konversi Dump Truck
Konversi Dump Truck
Konversi Derek
Konversi Derek
Konversi Mixer
Konversi Mixer


Tipe Konversi Angkutan Penumpang
Medium Bus
Medium Bus
Mikro Bus
Mikro Bus
Ambulance
Ambulance


Performance









After Sales Service - Pusat Layanan & Suku Cadang Dyna


ARMADA PUSAT LAYANAN DYNA : Selalu siap membantu dan mendukung kendaraan Toyota Dyna Anda di manapun Anda membutuhkan

SUKU CADANG ARPI : Harga terjangkau dan mudah diperoleh di seluruh Indonesia.


Sejarah Toyota Dyna
Transportasi memiliki peranan penting dalam pertumbuhan sebuah Negara. Salah satu indikator membaiknya perekonomian dapat terlihat dari banyaknya mobil komersil apapun jenisnya yang beredar di jalanan. Kendaraan-kendaraan tersebut mempunyai fungsi krusial dalam memobilisasi komoditi dari satu tempat ke tempat lain atau dari satu daerah ke daerah lainnya. Dan sepanjang perjalanannya di Indonesia, Toyota jelas memiliki peran penting dalam tumbuhnya perekonomian Indonesia.

Kiprah kendaraan komersil Toyota pertama adalah Dyna. Ia menjadi salah satu model yang menjadi bukti atas eksistensi Toyota dalam menyediakan beragam pilihan kendaraan sesuai dengan kebutuhan konsumen Tanah Air. Kokohnya Dyna, termasuk generasi lamanya, masih dinikmati hingga saat ini.

Kisah mulia truk ringan dengan model Cab Over Engine (COE) ini dimulai di tahun 1975. Ketika itu, namanya lebih tersohor dengan sebutan Dyna BU. BU sendiri merupakan kode sasis yang dimiliki oleh Dyna generasi pertama.
Kehadiran Dyna BU bisa dikatakan tepat. Ketika itu, Indonesia tengah menggencarkan pembangunan ekonomi yang tersaji dalam program REPELITA II. Mengingat kondisi Indonesia yang baru saja keluar dari krisis politik 1965 1966, bisa dibayangkan betapa pentingnya peran mobil-mobil komersil untuk menggerakkan perekonomian.
Sesuai dengan kebutuhan, Dyna BU ternyata begitu diminati. Tercatat 1.165 unit terjual sepanjang 1976. Sebuah bukti bahwa kehadirannya dapat diterima dengan baik oleh pasar. Hasil positif ini memberikan optimisme lebih dalam bagi PT TAM dalam mengembangkan Dyna generasi selanjutnya.

Tiga tahun kemudian Dyna mengalami full model change pertamanya. Model baru ini mengalami serangkaian pembenahan dan bertahan hingga tahun 1982. Di tahun ini, Dyna melakukan perombakan signifikan. Bukan hanya peningkatan spesifikasi, Toyota pun memberikan pilihan tipe kepada konsumen sesuai pekerjaan spesifik yang harus dihadapinya.

Tipe yang ditawarkan kala itu adalah Dyna 6 dan 4 ban bertenaga 115 PS. Dyna 6 ban ditujukan sebagai truk dengan kemampuan kerja ekstra-berat dan mampu berada dalam berbagai situasi dan kondisi medan ekstrem. Sementara Dyna 4 ban difungsikan sebagai truk ringan perkotaan yang mengandalkan kelincahan dan memiliki daya tahan memadai. Generasi ini pun dikenal dengan sebutan Dyna Rino.

Tahun 1989, Dyna kembali melakukan penyempurnaan. Varian pada versi minor change ini pun bertambah dengan munculnya Medium Duty (MD) yang dibekali suspensi baru (leaf spring) serta final gear yang sesuai untuk kecepatan yang lebih baik di medan datar. Sehingga kala itu Dyna memiliki tiga varian yang terdiri dari 6 ban dengan dua model HD (Heavy Duty) dan MD, serta Dyna 4 ban.

Setelah itu, Dyna baru melakukan perombakan besar-besaran di bulan Agustus 2002. Full model change kedua ini mengalami pengembangan teknologi dan pembaruan yang didasarkan pada hasil survei demi mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen pengguna kendaraan niaga. Pembaruan itu diantaranya dengan menaikkan kapasitas mesin menjadi 4.009 cc serta menyediakan varian sangat bervariasi mulai dari 115 PS ST (Small Truck) 4 ban, dan empat varian 6 ban yaitu 115 PS ET (Economic Truck), 125 PS LT (Light & fast truck), 125 PS HT (Heavy Duty Truck) dan 140 PS gT (gigantic & Fast Truck).

Seiring berjalan waktu, penjualan Dyna model terbaru tumbuh secara konsisten. Tercatat, setiap tahunnya penjualan Dyna tumbuh 4% dan berhasil menjadi pesaing tangguh yang semakin diperhitungkan. Kejelian PT TAM dalam mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang didominasi oleh para pelanggan yang bergerak dalam sektor perkebunan dan pertambangan membuat Dyna semakin mendapat kepercayaan.

Varian Dyna pun semakin lengkap pada awal tahun 2007. Tepatnya di bulan Februari, pabrikan nomor satu di Indonesia ini kembali memperkuat dinasti Dyna dengan meluncurkan empat tipe anyar yaitu 130 HT, 130 LT, 110 ET dan 110 ST. Secara fisik, Dyna versi 2007 tampil dengan tampilan lebih segar pada sisi bumper, gril, emblem, dan belt line, serta dilengkapi jok model reclining.

Hebatnya, keempat model baru ini diberi modal serangkaian evolusi yang semakin memudahkan pengemudi truk dalam bekerja. Mesin W04D-TN (130 PS) dan W04D-TM (110 PS) hadir dengan tenaga lebih besar serta turbo intercooler. Mesin canggih ini pun sudah mengantungi regulasi EURO2 sehingga lebih ramah lingkungan.

Satu hal yang patut dicatat, Dyna versi 2007 dirancang atas masukan dari PT TAM dan versi ini eksklusif hanya tersedia di pasar Indonesia. Terdapat perbedaan bentuk dan dimensi jika dibandingkan dengan Dyna di belahan dunia lain. Ini karena Toyota sangat memperhatikan kebutuhan konsumen Tanah Air. Kondisi jalanan dan karakter pengemudi Indonesia yang unik membuat Dyna versi Indonesia harus disiapkan secara khusus.

Perjalanan panjang Dyna pun kembali berlanjut di 2009 ketika truk ini mengalami big minor change. Menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen, Dyna kembali memperluas varian yang dimilikinya dengan menampilkan lima model baru. Kelima varian itu terdiri dari Dyna 6 ban, yaitu 130 PS XT 130 PS HT, 110 PS FT, 110 PS ET, serta satu varian brand new yaitu Dyna Bus Chassis. Sementara ada satu tambahan varian baru untuk Dyna 4 ban yaitu 110 PS ST dan 110 PS ST Bus Chassis.